Pemerintahan Desa Japan Dinilai Abai, Imron Salah Satu Warga Sugihan Belum Mendapat Bantuan

Kondisi rumah Imron warga Dusun Sugihan Desa Japan

Mojokerto, Liputan10.id – Di tengah gencarnya program bantuan sosial dan dana desa, Imron, warga Dusun Sugihan RT 01 RW 09, Desa Japan, justru hidup dalam kesendirian tanpa kepastian bantuan. Hingga kini, ia mengaku belum pernah mendapat perhatian langsung dari Kepala Desa Japan, H.Salim Udin.

Saat tim awak media berupaya mengklarifikasi persoalan tersebut, Salim Udin dinilai hampir tidak pernah dapat ditemui dan belum memberikan sikap tegas terkait kondisi Imron.

Situasi ini semakin memperkuat anggapan publik bahwa pemerintah desa kurang responsif terhadap warga yang berada dalam kondisi paling rentan.

Imron menaruh harapan besar pada bantuan bedah rumah dan bantuan usaha kecil. Dengan berjualan kopi secara sederhana, ia berharap ada dukungan nyata agar usahanya dapat berkembang dan menjadi sandaran hidup di masa depan.

Kasus Imron menjadi cermin kegagalan pemerintah desa dalam memastikan kehadiran negara di tingkat paling bawah. Kepala desa sebagai penanggung jawab utama dinilai tidak boleh berdiam diri, terlebih ketika warganya hidup dalam kondisi memprihatinkan dan menggantungkan harapan pada kebijakan desa.

(Yustinia)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *