Mojokerto, Liputan10.id – Proyek rehabilitasi Jembatan Swideng di Kecamatan Trowulan kini telah memasuki tahap finishing setelah melalui proses pekerjaan sejak awal Juli 2025.
Proyek yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto ini merupakan bagian dari program penyelenggaraan jalan kabupaten tahun anggaran 2025.
Rehabilitasi jembatan dilakukan dengan alokasi APBD 2025 sebesar Rp 1.128.480.000 untuk pekerjaan belanja modal jembatan berukuran 8,00 m x 8,00 m. Selama pekerjaan berlangsung, jembatan ditutup total dan masyarakat diarahkan menggunakan jalur alternatif.
CV. Allanta Raya selaku kontraktor pelaksana kini tengah menyelesaikan tahap akhir pekerjaan. Pengawasan lapangan tetap dikontrol oleh Dinas PUPR melalui pengawas teknis Jaenal yang memastikan seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi dan jadwal kontrak.
Tri selaku TPK yang memimpin pekerjaan lapangan menjelaskan bahwa proses finishing meliputi penyempurnaan struktur, pengecekan elemen penghubung, serta finalisasi aspek keselamatan pengguna jembatan. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama masa pembangunan.
Sementara itu, Taufan sebagai asisten lapangan menambahkan bahwa keseluruhan proses tetap dilakukan mengikuti standar K3 dan prosedur lingkungan. Dengan rampungnya tahap finishing ini, jembatan diharapkan kembali mendukung aktivitas sosial-ekonomi warga Trowulan.
Warga setempat, Yongki, mengaku sangat bersyukur karena perbaikan jembatan menjadi solusi atas kebutuhan mobilitas antar dusun. Ia berharap jembatan segera dapat digunakan kembali dengan kondisi yang lebih aman dan kuat.
(Yustinia)
![]()
