Mojokerto, Liputan10.id — Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan mulai melaksanakan proyek rehabilitasi gedung SDN 2 Pagerluyung, Kecamatan Gedeg.
Kegiatan fisik ini resmi berjalan sejak Sabtu (11/10/2025) dengan nilai kontrak Rp236.978.000, bersumber dari APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025.
Pelaksana proyek, Widodo, menjelaskan bahwa pelaksanaan rehabilitasi dirancang selama 90 hari kalender dan ditujukan untuk memperbaiki kondisi ruang kelas yang selama ini mengalami kerusakan cukup berat, seperti atap bocor, dinding retak, dan lantai yang tidak rata.
Menurut Widodo, perbaikan fasilitas sekolah menjadi prioritas utama agar kegiatan belajar-mengajar bisa berlangsung lebih aman dan nyaman.
“Kami berharap setelah selesai nanti, guru dan siswa bisa lebih fokus dalam proses pembelajaran tanpa harus khawatir terhadap kondisi bangunan,” ungkapnya di lokasi proyek.
Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto turut menegaskan pentingnya pengawasan terhadap mutu pekerjaan agar hasil rehabilitasi sesuai standar teknis bangunan sekolah. Tim pengawas dan konsultan teknis secara rutin melakukan pengecekan progres pekerjaan di lapangan.
Sementara itu, warga Desa Pagerluyung mengapresiasi langkah pemerintah daerah. Mereka menilai perhatian terhadap sektor pendidikan dasar sangat dibutuhkan untuk membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
(Yustinia)
![]()
