Jombang, Liputan.id – Telah terjadi kecelakaan di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang, berlokasi di Dusun Gondekan Desa Jabon Kecamatan/Kabupaten Jombang, Sabtu (29/7/2023) pukul 23.14 WIB
Kereta api (KA) tersebut menabarak sebuah mobil MPV Daihatsu Luxio dengan nopol L 1009 XD yang membawa satu keluarga
Peristiwa tragis ini mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat. Mobil yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan yang parah karena terseret sekitar 100 meter akibat tabrakan tersebut.
Kejadian nahas ini berawal saat mobil MPV Daihatsu Luxio itu melaju dari utara ke selatan dan saat tiba di perlintasan rel kereta api tak berpalang, mereka diduga tidak memperhatikan kondisi dari arah timur. Akibatnya, tertabrak Kereta Api Dhoho yang sedang melaju dari arah Surabaya menuju Kertosono.
Mobil MPV Daihatsu Luxio nopol L 1009 XD yang diketahui dikemudikan oleh Wahyu Kuspoyo (42), warga Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo itu membawa delapan orang termasuk sopir yang semuanya merupakan satu keluarga.
Diketahui korban meninggal dunia yaitu : Wahyu Kospoyo (42), Sumiowati (60), Alinsa Mareta (16), Sutrianingsih (30), Azahrah Rohmah (14), Adelia (19).
Sedangkan korban luka berat adalah Fikri Hidayatuloh (42) dan Arimbi (13). Korban di evakuasi ke RSUD Jombang untuk perawatan lebih lanjut.
Ipda Anang Setyanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, membenarkan kejadian ini dan timnya sudah bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Enam korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini telah diidentifikasi, sementara dua korban lainnya dengan luka berat dilarikan ke RSUD Jombang.
“Rombongan ini diperkirakan satu keluarga. Enam orang meninggal dunia, dua luka berat. Saat ini kami melakukan identifikasi korban dan mengumpulkan barang bukti. Kendaraan yang rusak berat kita amankan di Satlantas,” ujar Anang.
Anang juga menambahkan
“Untuk semua pengguna jalan dihimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang, terutama perlu waspada pada perlintasan kereta api” pungkasnya (red)
Editor : cwr
![]()
