Mojokerto, Liputan10.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan mulai melaksanakan proyek rehabilitasi bangunan SDN Terusan 2, yang berlokasi di Kecamatan Gedeg. Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Adam Putra Jaya dengan nilai kontrak Rp433.139.000 dan masa pelaksanaan 120 hari kalender, sesuai kontrak bernomor 027/5964/416-101.PRASSAR/VII/2025.
Pantauan di lapangan pada Rabu (10/9/2025) menunjukkan, material bangunan telah tersedia dan aktivitas awal pengerjaan sudah berlangsung. Para pekerja terlihat mulai melakukan perbaikan, khususnya pada bagian bangunan yang kondisinya sudah lama menurun.
Danar, salah satu tim pelaksana, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan upaya untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih baik bagi para siswa.
“Kami akan melaksanakan pekerjaan sesuai aturan dan spesifikasi. Harapannya, hasil rehabilitasi ini dapat benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak,” ungkapnya.
Warga Desa Terusan menyambut positif proyek tersebut. Dwi, seorang alumni SDN Terusan 2, mengaku bangga sekolah tempat ia menimba ilmu kini mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Senang rasanya melihat sekolah ini diperbaiki. Anak-anak sekarang bisa belajar lebih nyaman, dan kami sebagai warga tentu sangat berterima kasih,” ujar Dwi.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah yang rusak merupakan prioritas pembangunan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Mojokerto.
Masyarakat pun berharap proyek dapat berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan, agar manfaatnya segera dirasakan oleh para siswa dan guru.
(Yustinia)
