MOJOKERTO, Liputan10.id — Penyaluran Bantuan Pangan berupa beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kembali dilakukan kepada masyarakat di Kabupaten Mojokerto. Kali ini, kegiatan penyaluran berlangsung di Kantor Kepala Desa Sidoharjo, Jalan Raya Sidoharjo No. 01, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/8/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi dan dokumentasi video, kegiatan penyaluran terlihat diikuti warga penerima bantuan yang datang secara langsung ke kantor desa.
Sejumlah karung beras telah disiapkan di dalam ruangan untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Dalam dokumentasi yang diperoleh awak media, terlihat proses administrasi dan pengecekan data penerima dilakukan di meja pelayanan. Warga juga tampak menunjukkan dokumen serta melakukan proses verifikasi sebelum menerima bantuan.
Sebanyak 2.082 karung beras disiapkan untuk penyaluran. Jika masing-masing penerima memperoleh tiga karung dengan berat 10 kilogram per karung, maka setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.
Dengan jumlah tersebut, bantuan diperuntukkan bagi 694 penerima, karena setiap penerima mendapatkan tiga karung beras.
Salah seorang warga penerima bantuan, Ribut, membenarkan bahwa dirinya mendapatkan bantuan beras sebanyak tiga karung. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.
“Alhamdulillah, saya menerima tiga sak, masing-masing 10 kilogram,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan warga lainnya yang datang ke lokasi. Bantuan tersebut dinilai cukup membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.
Penyaluran Berlangsung di Kantor Desa Sidoharjo

Suasana di sekitar Kantor Kepala Desa Sidoharjo terlihat cukup ramai. Warga penerima bantuan datang secara bergantian untuk mengikuti proses penyaluran sesuai data yang telah ditetapkan.
Pihak pelaksana menyiapkan beras sebelum diberikan kepada penerima. Dalam video yang diterima awak media, tampak karung beras tersusun di atas meja dan sejumlah dokumen administrasi digunakan dalam proses pelayanan.
Pada kemasan beras juga terlihat keterangan yang menunjukkan bahwa beras tersebut merupakan bagian dari bantuan pangan untuk masyarakat.
Pelaksanaan penyaluran di tingkat desa diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh bantuan sekaligus memudahkan proses verifikasi penerima.
Penyaluran 694 Warga Terdata sebagai Penerima.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada penyaluran kali ini terdapat 694 warga Desa Sidoharjo yang tercatat sebagai penerima bantuan. Masing-masing memperoleh tiga karung beras dengan berat 10 kilogram per karung.
Dengan demikian, total beras yang disalurkan mencapai 20.820 kilogram atau sekitar 20,82 ton, yang dikemas dalam 2.082 karung.
Jumlah tersebut sesuai dengan perhitungan 694 penerima dikalikan tiga karung per penerima.
Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok. Namun demikian, ketepatan data penerima tetap menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Bulog dan Pemerintah Diminta Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Program bantuan pangan yang bersumber dari Cadangan Pangan. Pemerintah memiliki tujuan membantu masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan. Karena menggunakan sumber daya pemerintah, pelaksanaannya perlu dilakukan secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengawasan tidak hanya diperlukan pada saat beras disalurkan, tetapi juga terhadap kesesuaian data penerima, jumlah bantuan yang diterima setiap warga serta mekanisme administrasi yang diterapkan.
Dalam rilis yang diterima awak media, Muhammad Husin, Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto, menyampaikan bahwa bantuan pangan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan.
“Melalui Program Bantuan Pangan ini, kami berharap bantuan pangan beras dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan di masyarakat,” ungkap Husin.
Sementara itu, berdasarkan pantauan langsung di lokasi, kegiatan yang berlangsung di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, tersebut memperlihatkan warga datang untuk mengambil bantuan setelah melalui proses administrasi.
Bukan Sekadar Tersalurkan, Tetapi Harus Tepat Penerima.
Penyaluran bantuan pangan tidak cukup hanya dilihat dari jumlah beras yang berhasil didistribusikan. Aspek yang tidak kalah penting adalah memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar masuk dalam daftar penerima sesuai ketentuan.
Masyarakat juga mempunyai ruang untuk melakukan pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program bantuan pemerintah, khususnya terkait pendataan, jumlah bantuan, transparansi proses dan ketepatan sasaran.
Dengan penyaluran sebanyak 2.082 karung kepada 694 penerima, diharapkan bantuan pangan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sidoharjo dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Awak media mencatat, lokasi kegiatan sebagaimana terlihat dalam dokumentasi adalah Kantor Kepala Desa Sidoharjo, Jalan Raya Sidoharjo No. 01, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Penyaluran bantuan diharapkan terus dilakukan secara tertib, transparan, tepat sasaran dan akuntabel sehingga program pemerintah tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
(yustinia)
![]()
