JOMBANG, Liputan10.id – Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., memberangkatkan 289 atlet dan peserta kontingen Kabupaten Jombang untuk mengikuti tiga ajang olahraga tingkat regional dan nasional tahun 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (2/11/2026).
Ketiga ajang tersebut meliputi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur, Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si. Secara simbolis, Bupati memakaikan jaket kontingen kepada atlet basket POPDA dan atlet PEPARPEDA sebagai tanda pelepasan.
Warsubi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh atlet yang telah menjalani persiapan untuk menghadapi kompetisi. Ia berharap para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, dan junjung tinggi sportivitas. Berikan kemampuan terbaik, jangan mudah menyerah, hormati lawan, dan jaga kekompakan,” pesan Warsubi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jombang akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda, termasuk membuka kesempatan yang setara bagi atlet penyandang disabilitas.
Bupati juga meminta para pelatih dan official untuk memberikan pendampingan maksimal kepada atlet, sekaligus memastikan kesehatan, keselamatan, serta kedisiplinan seluruh anggota kontingen selama mengikuti pertandingan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa kontingen Jombang terbagi dalam tiga kelompok sesuai dengan kejuaraan yang diikuti.
Pada POPDA XV Jawa Timur yang berlangsung di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026, Jombang mengirimkan 230 atlet untuk mengikuti 23 cabang olahraga dari total 30 cabang yang dipertandingkan.
Sedangkan pada PEPARPEDA III Jawa Timur yang juga digelar di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026, Jombang mengikutsertakan 13 atlet paralympic yang akan berlaga di empat cabang olahraga.
Adapun pada Kejurnas FYBI 2026 di Kota Tangerang, Banten, pada 7–8 November 2026, Jombang mengirimkan 46 atlet dari SMP Wakhid Hasyim Tebuireng. Tim tersebut akan mewakili Provinsi Jawa Timur dalam kompetisi tingkat nasional.
Dua Medali Emas Akuatik Jadi Modal Semangat
Di tengah persiapan menghadapi kompetisi, kontingen Jombang telah mencatatkan prestasi awal melalui cabang olahraga akuatik.
Evva mengungkapkan, pertandingan akuatik telah berlangsung lebih awal pada 28–29 Oktober 2026, sebelum pembukaan resmi POPDA XV Jawa Timur pada 6 November mendatang.
“Alhamdulillah, atlet Kabupaten Jombang berhasil menyumbangkan dua medali emas pada nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada putra,” ungkap Evva.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap raihan dua medali emas tersebut menjadi motivasi bagi atlet dari cabang olahraga lainnya untuk tampil maksimal dan menorehkan prestasi membanggakan.
Melalui keikutsertaan dalam POPDA, PEPARPEDA, dan Kejurnas FYBI 2026, Kabupaten Jombang berkomitmen mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus memperkuat prestasi olahraga daerah di tingkat Jawa Timur maupun nasional. (cwr/red)
![]()
