Dinas PUPR Mojokerto Kebut Pembangunan Jalan Tawangrejo-Pekuwon

Proses rehabilitasi ruas jalan Tawangrejo-Pekuwon Kecamatan Bangsal oleh Dinas PUPR Mojokerto

Mojokerto, Liputan10.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur jalan demi menunjang konektivitas dan mempercepat perputaran ekonomi masyarakat.

Salah satu proyek prioritas tahun anggaran 2025 adalah rehabilitasi ruas Jalan Tawangrejo-Pekuwon yang berlokasi di Kecamatan Bangsal.

Proyek ini merupakan bagian dari kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota dengan sub kegiatan Rehabilitasi Jalan, yang didanai dari APBD Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 281.058.000,-.

Pelaksanaan proyek dimulai pada 20 Mei 2025 dan ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kalender, tepatnya pada 17 Agustus 2025.

Pelaksanaan fisik di lapangan ditangani oleh CV. Mutiara Bening Berkarya, dengan pengawasan teknis langsung oleh Yasin dari unsur pengawasan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, pekerjaan dikawal secara ketat oleh konsultan pengawas Dias serta tim pelaksana lapangan yang dipimpin oleh Rohmand.

Dalam pantauan langsung di lokasi pada 19 Juni 2025, aktivitas pembangunan tampak berjalan dengan baik. Para pekerja terlihat melakukan proses penyusunan batu kali dan pembangunan dinding saluran penahan tanah di sisi jalan, yang menjadi bagian penting dalam menjaga struktur jalan agar tidak mudah longsor dan tergerus air.

Manfaat Proyek jalan ini memiliki nilai strategis karena akan menunjang akses pertanian dan distribusi hasil panen warga, terutama di kawasan Genengan, Pekuwon, hingga ke pusat Kecamatan Bangsal.

Jalan yang sebelumnya dalam kondisi rusak dan sulit dilalui, perlahan mulai dibenahi secara bertahap. Pembangunan ini diharapkan memperlancar hubungan ekonomi dan sosial masyarakat di kawasan tersebut.

Komitmen Pengawasan dan Transparansi, Yasin selaku pengawas dari PUPR Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa pihaknya selalu memastikan mutu dan kualitas pengerjaan tetap sesuai dengan standar yang berlaku.

“Kami turun langsung setiap pekan untuk memastikan tidak ada penyimpangan, dan setiap progres kami dokumentasikan serta dilaporkan secara berkala,” ujarnya.

Dias, sebagai konsultan teknis, juga menambahkan bahwa seluruh material dan metode kerja telah melalui evaluasi berkala.

“Kami pastikan bahwa tidak hanya cepat, tapi mutu juga harus sesuai spek teknis. Kami bersinergi dengan pelaksana dan pengawas lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Rohmand selaku pelaksana lapangan menyampaikan bahwa pihaknya bekerja siang dan malam untuk mengejar target waktu.

“Kami berterima kasih atas kerja sama yang solid antara tim kami, Dinas PUPR, dan pengawas. Harapan kami, proyek ini bisa selesai tepat waktu dan membawa manfaat besar bagi warga,” ucapnya.

Harapan Masyarakat
Warga sekitar yang ditemui di lokasi proyek menyambut baik pembangunan jalan ini.

“Akhirnya jalan desa kami dibangun. Dulu kalau musim hujan licin, motor sering jatuh. Sekarang kami berharap jalan ini bisa segera selesai,” tutur Saelan, petani setempat.

Dengan koordinasi dan kerja sama yang solid antara Dinas PUPR, tim pengawas, konsultan, dan pelaksana, proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana tata kelola pembangunan infrastruktur daerah yang bersih, transparan, dan tepat sasaran dapat diwujudkan. (yus)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *