Berita  

Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Jalan APBD di Magersari Picu Kekhawatiran Warga

Proyek Jalan lingkungan di Kecamatan Magersari Mojokerto

Mojokerto, Liputan10.id – Pelaksanaan proyek pembangunan jalan lingkungan di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kembali menjadi perhatian publik. Proyek yang dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp1.154.695.022 itu diduga tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Pillar Buana dengan masa kerja selama 50 hari kalender, terhitung sejak 7 November 2025. Meski demikian, kondisi fisik jalan di lapangan justru menunjukkan adanya kerusakan dini yang memunculkan tanda tanya besar terkait mutu pengerjaan.

Beberapa bagian tembok penahan jalan tampak mengalami retakan dan kerusakan, sementara pada lapisan aspal ditemukan lubang serta permukaan yang tidak rata. Kondisi ini dinilai tidak hanya menurunkan kualitas infrastruktur, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas setiap hari.

Masyarakat setempat mengaku khawatir terhadap daya tahan jalan tersebut ke depan. Proyek yang seharusnya memberikan manfaat jangka panjang justru menunjukkan tanda-tanda kerusakan dalam waktu singkat. Warga berharap adanya evaluasi serius agar anggaran daerah tidak terbuang percuma.

Menanggapi persoalan ini, LSM LPHM Pandawa Mojokerto, J. Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan koordinasi kepada instansi teknis terkait.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR-PKP Kota Mojokerto untuk meminta penjelasan dan memastikan proyek ini diawasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya, Jumat (23/1/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, baik pihak kontraktor maupun Dinas PUPR-PKP Kota Mojokerto belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan kondisi fisik proyek di lapangan.

(Yustinia)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *