Cetak Remaja Berkarakter, DPPKB PPPA Jombang Optimalkan Peran Duta GenRe Cegah Kenakalan Remaja

JOMBANG, Liputan10.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPPA) terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja melalui Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026.

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan remaja-remaja inspiratif yang dapat menjadi teladan sekaligus sahabat bagi teman sebayanya dalam menghadapi berbagai persoalan remaja.

Pemilihan Duta GenRe digelar di Aula Bung Tomo Setdakab Jombang, Kamis (23/7/2026), dan diikuti sekitar 125 peserta dari berbagai SMA, SMK, MA, hingga perguruan tinggi di Kabupaten Jombang.

Setelah melalui serangkaian seleksi, panitia menetapkan 10 pasang finalis yang akan bersaing pada babak puncak.

Kepala DPPKB PPPA Kabupaten Jombang, Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, mengatakan keberadaan Duta GenRe memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda. Selain menjadi contoh perilaku positif, para duta juga diharapkan mampu menjadi tempat berbagi cerita bagi remaja lain yang sedang menghadapi persoalan.

“Saat ini tantangan yang dihadapi remaja semakin kompleks. Karena itu, Duta GenRe harus mampu menjadi role model di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Mereka menjadi contoh bagaimana remaja dapat berprestasi, berkarakter, dan mampu menghindari perilaku negatif,” ujar Ma’murotus Sa’diyah.

Ia menjelaskan, proses seleksi tidak hanya menilai penampilan peserta, tetapi juga menguji wawasan mengenai ketahanan keluarga, Program Keluarga Berencana (KB), kesehatan reproduksi remaja, kreativitas, hingga kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan sekolah yang aktif mengembangkan program GenRe mengalami penurunan kasus kenakalan remaja. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan remaja melalui pendekatan edukatif mampu memberikan dampak positif.

“Kami melihat sekolah yang aktif menjalankan program GenRe cenderung memiliki tingkat kenakalan remaja yang lebih rendah. Karena itu, program ini akan terus kami perkuat agar manfaatnya semakin luas,” katanya.

Lebih lanjut, Ma’murotus menegaskan para pemenang Duta GenRe tidak hanya menerima penghargaan, tetapi akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan bersama DPPKB PPPA dan BKKBN.

Mereka akan dilibatkan sebagai mitra pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program kependudukan dan keluarga berencana kepada kalangan remaja.

“Para Duta GenRe nantinya akan turun langsung ke masyarakat untuk mengedukasi teman sebaya mengenai bahaya Triad KRR, yakni seks bebas, pernikahan usia dini, dan penyalahgunaan NAPZA. Mereka juga akan mengampanyekan pentingnya merencanakan masa depan, termasuk usia ideal untuk menikah,” jelasnya.

Ia menambahkan, investasi terbesar dalam pembangunan bangsa adalah membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter sejak dini.

“Remaja hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Jika mereka dibekali dengan pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai positif sejak sekarang, maka kita optimistis mampu mewujudkan Generasi Emas Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya. (red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *