Tingkatkan Profesionalisme, PUPR Jombang Gelar Pelatihan Operator Alat Berat Bersertifikat

Pelatihan dan sertifikasi operator alat berat di PUPR Jombang

Jombang, Liputan10.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Salah satunya melalui pelatihan dan sertifikasi operator alat berat yang digelar selama dua hari di aula kantor PUPR Jombang.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 peserta lintas instansi, terdiri dari 37 orang internal PUPR, 16 orang dari Dinas Perhubungan, 4 orang dari Dinas Lingkungan Hidup, serta 3 orang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, S.T., didampingi Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Yulianto, S.T. Turut hadir sebagai narasumber Daris Siswa Nugraha, S.Pd. dari SMKN 6 Malang, serta tim penguji kompetensi dari LSP Petakindo Konstruksi Mandiri Surabaya.

Dalam sambutannya, Imam Bustomi menegaskan bahwa peningkatan kompetensi operator alat berat merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Operator alat berat memiliki peran vital dalam setiap pekerjaan konstruksi. Karena itu, mereka harus memiliki kompetensi yang terukur dan dibuktikan dengan sertifikasi resmi. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan nyata di lapangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa aspek keselamatan kerja dan efisiensi operasional menjadi alasan utama digelarnya pelatihan ini.

“Dengan kemampuan yang terstandarisasi, risiko kesalahan kerja bisa diminimalisir. Selain itu, produktivitas dan kualitas pekerjaan juga akan meningkat secara signifikan,” tambahnya.

Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi teori sekaligus praktik langsung terkait pengoperasian alat berat sesuai standar kompetensi nasional.

Proses pelatihan dipandu oleh tenaga ahli, dilanjutkan dengan uji kompetensi yang dilakukan secara ketat oleh lembaga sertifikasi profesional.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan SDM yang dilakukan secara berkelanjutan oleh PUPR Jombang.

“Kami ingin memastikan bahwa SDM di bidang konstruksi, khususnya operator alat berat, benar-benar siap menghadapi tantangan pekerjaan di lapangan. Ke depan, pelatihan seperti ini akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu narasumber, Daris Siswa Nugraha, menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan lembaga sertifikasi menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja konstruksi yang kompeten.

“Kombinasi antara teori, praktik, dan uji kompetensi akan menghasilkan operator yang tidak hanya terampil, tetapi juga memahami standar kerja yang benar,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta dinyatakan kompeten dan berhak memperoleh sertifikat resmi sebagai pengakuan atas kemampuan mereka dalam mengoperasikan alat berat.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PUPR Jombang berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan secara profesional, aman, dan sesuai standar operasional.

“Kami berharap hasil dari pelatihan ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di Jombang, sehingga pelayanan kepada masyarakat juga semakin optimal,” pungkas Imam Bustomi. (red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *