Tingkatkan Kapasitas SDM, Bupati Nganjuk Berikan Motivasi Pengelola Koperasi Dan UKM Nganjuk

Nganjuk, Liputan10.id – Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) di Kota Angin, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Koperasi menggelar Workshop Capacity Building dengan tema “Koperasi dan Usaha Mikro Menuju Profesionalisme”.

Bertempat di GOR Gelora Bung Karno pada Rabu pagi (28/6/2023), kegiatan yang digelar dibuka secara langsung oleh Bupati Nganjuk Bapak Marhaen Djumadi ini diikuti oleh 1.500 pelaku UKM dan pengelola koperasi se-Kabupaten Nganjuk.Tampak hadir juga Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Uni Marhaen, Forkopimda Nganjuk dan Kepala OPD se-Kabupaten Nganjuk.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen menganjurkan pembentukan koperasi profesional yang dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk, dengan cara memajukan perkoperasian tersebut.

“Makanya hari ini pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi mengadakan agenda peningkatan kapasitas. Alhamdulillah, antusias para anggota koperasi di Kabupaten Nganjuk pun sangat luar biasa,“ jelasnya.

Tidak hanya itu, guna mewujudkan hal tersebut. Kang Marhaen juga menyampaikan pihaknya turut menghadirkan narasumber orang-orang hebat seperti Ketua Umum Dekopin RI, Sri Untari Bisowarno dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Andromeda Qomariah.

“Dengan motivasi dari mereka, diharapkan koperasi di Kabupaten Nganjuk bisa maju. Karena tujuan koperasi adalah dari anggota untuk anggota. Artinya, kemajuan koperasi untuk kesejahteraan mereka atau anggota koperasi,“ imbuhnya

Dengan komitmen tersebut, Kang Marhaen berharap kedepan anggota koperasi harus lebih disejahterakan. “Bukan malah disengsarakan. Sebab banyak sekali oknum-oknum koperasi yang kadang-kadang memberikan bunga yang mencekik masyarakat. Inilah yang harus kita lawan bersama-sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Nganjuk, Cuk Widiyanto dalam laporannya menyampaikan melalui Workshop Capacity Building, pengelola koperasi harus berupaya merubah dan bertransformasi dari koperasi konvensional menjadi koperasi yang menjalankan kegiatan dan usahanya dengan cara-cara yang baru.

“Dan manajemen tata kelola koperasi yang baik, memiliki daya saing unggul dan adaptif terhadap perubahan,” ucap Cuk Widianto sembari menekankan, sebagai Pengelola Koperasi di Kabupaten Nganjuk juga harus memiliki kepedulian terhadap Pelaku Usaha Mikro yang menjadi anggota koperasinya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan launching program Diskopum Kabupaten Nganjuk yakni Pencanangan Koperasi Peduli UMKM dengan Margin Suku Bunga 0,5% dan pemberian penghargaan kepada beberapa koperasi yang berprestasi di Kabupaten Nganjuk.

Selanjutnya, pemberian materi workshop oleh narasumber yakni Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Andromeda Qomariah dan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Sri Untari Bisowarno. (red)

 

Editor : April

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *