Satu Tahun Warsubi–Salman, Bupati Tegaskan Komitmen Bangun Jombang Lewat Kerja Nyata dan Kebersamaan

Tasyakuran dan doa satu tahun kepemimpinan Warsubi-Salman

JOMBANG, Liputan10.id – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Bupati Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin menggelar doa bersama dan tasyakuran di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (20/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di bulan Ramadan 1447 H ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen membangun daerah.

Acara dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, Sekdakab, pimpinan OPD, serta organisasi wanita di lingkungan Pemkab Jombang. Istighotsah dipimpin KH. Cholil Dahlan, dilanjutkan tausiyah dan doa oleh KH. Nur Hadi (Mbah Bolong).

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang berjalan dengan baik.

“Genap satu tahun kami mengemban amanah masyarakat Jombang. Ini bukan sekadar peringatan, tetapi wujud syukur atas kekuatan dan kelancaran yang Allah SWT berikan kepada kami untuk terus melayani masyarakat,” ujar Warsubi.

Ia menegaskan, berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintahan dan dukungan masyarakat. Di antaranya, keberhasilan mempertahankan Opini WTP ke-12 dari BPK RI, penghargaan pembangunan daerah tingkat Jawa Timur, capaian penanganan stunting tingkat nasional, serta predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB yang menempatkan Jombang di peringkat tiga nasional.

“Torehan prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk bekerja lebih keras lagi. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 3,75 persen pada 2024 menjadi 3,28 persen pada 2025 sebagai bukti nyata dampak program pembangunan yang berjalan.

Warsubi mengajak seluruh jajaran birokrasi menjaga kekompakan, disiplin, dan integritas dalam bekerja.

“Mari kita jaga harmoni dan soliditas. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa kebersamaan dan stabilitas di tengah masyarakat,” tandasnya.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan buka puasa bersama, disertai doa agar kepemimpinan yang dijalankan senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam membawa Jombang menuju kemajuan yang lebih baik. (red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *