Pare Kediri, Liputan10.id – Sebanyak 360 siswa baru resmi mengawali kegiatan belajar di SMP Negeri 2 Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dengan mengikuti upacara bendera sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin pagi, 14 Juli 2025.
Upacara yang digelar di halaman utama sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 2 Pare, Suwito, S.Pd., dan diikuti oleh seluruh guru, staf tata usaha, serta siswa kelas VIII dan IX. Suasana tampak tertib dan penuh semangat, mencerminkan kesiapan seluruh warga sekolah dalam menyambut tahun ajaran baru 2025/2026.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Suwito menyampaikan harapan besar kepada siswa baru agar segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta memegang teguh nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan semangat belajar.
“Kami berharap siswa-siswi baru bisa memanfaatkan masa pengenalan ini dengan sebaik-baiknya untuk memahami budaya sekolah, tata tertib, dan potensi yang bisa dikembangkan di SMPN 2 Pare,” ujar Suwito di hadapan seluruh peserta upacara.
MPLS di SMPN 2 Pare dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, dari 15 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan tersebut akan berisi berbagai materi, antara lain:
* Pengenalan lingkungan sekolah dan fasilitas belajar
* Sosialisasi tata tertib sekolah dan budaya literasi
* Penguatan karakter dan profil pelajar Pancasila
* Pengenalan kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra, Seni Musik, dan Olahraga
* Materi tentang bahaya perundungan (bullying), narkoba, dan penggunaan media sosial yang bijak
Ketua panitia MPLS, Rina Agustina, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan dirancang untuk membangun karakter siswa sejak dini.
“Kami libatkan pengurus OSIS dan guru pembimbing untuk mendampingi siswa baru selama MPLS agar mereka merasa nyaman dan lebih cepat mengenal lingkungan SMPN 2 Pare,” tutur Rina.
SMPN 2 Pare, yang berlokasi di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dikenal sebagai salah satu sekolah negeri favorit di wilayah tersebut. Dengan kapasitas ruang kelas yang memadai dan berbagai program unggulan, tak heran setiap tahun jumlah pendaftar selalu melebihi kuota.
Menurut data yang dihimpun dari panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, sebanyak 360 siswa baru terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel) sesuai dengan ketentuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.
Acara pembukaan MPLS ditutup dengan pengenalan para guru dan staf sekolah serta penyerahan atribut MPLS secara simbolis kepada perwakilan siswa baru. (lis)
![]()
