Nganjuk, Liputan10.id – Suasana haru menyelimuti acara pisah sambut dan prosesi pelepasan Bupati Nganjuk periode 2018-2023 Marhaen Djumadi beserta istri, di Pendopo K.R.T Sosrokoesoemo Pemkab Nganjuk, pada Senin (25/09/2023) malam.
Pisah sambut tersebut ditandai dengan pemberian cinderamata oleh Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Kabupaten Nganjuk kepada Bupati (Marhaen Djumadi) dan disaksikan oleh Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna dan Pj Ketua TP-PKK, Kepala OPD serta Camat di Lingkup Pemkab Nganjuk bersama istri.
Pada kegiatan tersebut, tentunya berbagai unsur elemen masyarakat Nganjuk akan merasa kehilangan sosok Bupati yang dekat dengan kaum ‘Kawulo Alit’ itu. Pasalnya selama ini, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen ini, dikenal sangat dekat dengan masyarakat dari segala lapisan.
” Alhamdulillah selama 5 tahun kita bersama dengan 2 tahun 8 bulan menjadi Wakil Bupati. Kemudian 1 tahun 11 bulan jadi Plt Bupati dan Alhamdulillah 5 bulan jadi Bupati. Kita bisa membangun Nganjuk bersama. Ada mulainya ada akhirnya,” ungkap Kang Marhaen dalam sambutannya.
Diakui Kang Marhaen, tanpa adanya sinergritas, kolaborasi dan koordinasi yang baik tidak akan bisa mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang lebih maju dan bermartabat. ” Tanpa kalian semua, Nganjuk tidak bisa seperti ini. ” jelasnya sembari menyebut dengan kerja ikhlas dan kerja cerdas, banyak prestasi yang diraih Kabupaten Nganjuk.
Lebih lanjut, Kang Marhaen berpesan kepada Pj Bupati Nganjuk dan jajaran Forkopimda Nganjuk untuk terus melanjutkan program Nganjuk Smart City dan semangat 0 rupiah dalam membangun birokrasi Kabupaten Nganjuk.
“Ini adalah kultur atau budaya kerja cerdas kita semua untuk mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang lebih maju,” pesan Kang Marhaen.
“Sekali lagi, kami mewakili keluarga mohon undur diri dan mohon maaf apabila selama menjadi Bupati ada tutur salah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Nganjuk,” imbuhnya.
Sementara itu, Pj Bupati Sri Handoko Taruna memuji sepak terjang mantan Bupati Nganjuk periode 2018-2023 ini. Salah satunya, yakni mengapresiasi penyelesaian RPD tahun 2024 – 2026 Pemkab Nganjuk tepat waktu sesuai dengan UU 23 tahun 2014 pasal 9 sebagai klasifikasi urusan prioritas pembangunan Kabupaten Nganjuk.
“Mantap memang Nganjuk. Ini sangat luar biasa.Artinya, Kabupaten Nganjuk telah ditata dengan rapi, dinamis dan sesuai standar yang telah dirumuskan oleh Pak Bupati lama, yakni Kang Marhaen,” pungkasnya.
Untuk itu, Pj Bupati Nganjuk bergegas membuat program prioritas dengan Nganjuk ‘Bangkit’, yakni ” Bangun SDM Nganjuk yang unggul dan berdaya saing, Atasi kemiskinan ekstrim dan stunting, Niatkan pengembangan bidaya dan potensi daerah, Genjot pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan inflasi, Kelola birokrasi yang profesional dan pelayanan publik yang berkualitas, Implementasi program sukses pemilu dan pilkada serentak 2024 serta terus pembangunan infrastruktur dan layanan masyarakat,” tegasnya.
“Inilah yang akan kami realisasikan sebagai tantangan seusainya dilantik menjadi Pj Bupati Nganjuk,” tutup Sri Handoko Taruna.
Diakhir acara, yang ditandai dengan acara bersalam-salaman. Tak sedikit para tamu tak kuasa menahan air mata, sehingga membasahi pipinya. Begitu juga dengan Kang Marhaen beserta Ibu Yuni Marhaen, matanya berkaca-kaca dan air mata jatuh membasah pipi menambah suasana haru pada akhir acara pisah sambut. (red)
Editor : April
![]()
