Berita  

Diduga Asal Kerja, Proyek Jalan Rabah Beton Desa Kweden Kembar Retak, LSM LPHM Akan Kawal Aduan Warga

Proyek pembangunan jalan rabat beton Desa Kweden Kembar

Mojokerto, Liputan10.id — Proyek pembangunan jalan rabah beton di Dusun Bungkem, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, dengan nilai anggaran Rp65.433.500,00 dari Dana Desa Tahun 2025, kini disorot warga. Belum genap sebulan rampung, permukaan jalan sudah tampak retak dan pecah di beberapa titik.

Beberapa warga menilai pekerjaan dilakukan asal-asalan tanpa pengawasan teknis yang memadai.

“Baru sebentar selesai, tapi sudah rusak. Ini jelas mencurigakan, seolah-olah asal jadi,” kata salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Kerusakan dini itu membuat warga kecewa, karena proyek sepanjang 107 meter itu seharusnya menjadi akses utama kegiatan warga sekitar. Namun kini, kondisi jalan justru menimbulkan kekhawatiran akan ketahanan jangka panjangnya.

Upaya konfirmasi kepada PJ Kepala Desa Yani melalui WhatsApp di nomor 0813-3520-XXXX tidak mendapat respon hingga berita ini diterbitkan.

Sementara itu, LSM LPHM Pandawa menyatakan akan melakukan klarifikasi resmi ke Dinas terkait, termasuk PUPR dan DPMD Kabupaten Mojokerto, untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, proyek dilaksanakan oleh TPK Desa Kweden Kembar dengan penanggung jawab teknis Usman.

LSM LPHM Pandawa, Menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap penggunaan Dana Desa agar transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Yustinia)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *