Mojokerto, Liputan10.id – Upaya penataan lingkungan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto demi mewujudkan kawasan pemukiman yang bersih dan nyaman. Salah satu proyek strategis yang kini berjalan berada di Dusun Gebangsari, Desa Mojopilang, Kecamatan Kemlagi. Pembangunan jalan lingkungan dan sistem drainase di kawasan ini menjadi bagian dari program peningkatan kualitas kawasan pemukiman kumuh tahun 2025.
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.080.858.160,73 ini menggunakan dana dari pemerintah dan dilaksanakan oleh CV Karya Cipta Perdana. Masa pengerjaan berlangsung selama 210 hari kalender, dimulai sejak 24 April 2025 dan akan berakhir pada 19 November 2025. Pembangunan ini ditujukan untuk memperbaiki tata aliran air serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar warga.
Kepala Dusun Gebangsari, Rubinah, menyatakan pembangunan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap wilayah pedesaan.
“Sudah lama masyarakat kami menginginkan adanya perbaikan drainase. Kalau hujan deras, air cepat meluap. Sekarang kami bisa berharap lingkungan lebih bersih dan bebas genangan,” ucapnya penuh harap.
Sementara itu, Putra dari CV Karya Cipta Perdana menjelaskan bahwa pihaknya fokus menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya tahan lama.
“Kami berupaya memberikan hasil terbaik agar proyek ini dapat berfungsi maksimal dan memberikan dampak positif bagi warga. Semua pekerjaan dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis dan jadwal yang ditetapkan,” terangnya.
Antusiasme warga Gebangsari terlihat dari dukungan mereka selama proses pembangunan berlangsung. Mereka menilai proyek ini tidak hanya membawa perubahan fisik pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan semangat gotong royong dan rasa optimisme terhadap kemajuan dusun mereka.
(Yustinia)
![]()
