Berita  

Warga Desa Jumeneng Resah Akibat Bau Limbah Usaha Krecek Sapi

Lokasi usaha pembuatan krecek sapi di Desa Jumeneng

Mojokerto, Liputan10.id – Warga Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, belakangan ini dibuat resah oleh bau menyengat yang diduga berasal dari limbah usaha pembuatan krecek sapi milik warga berinisial A. Aroma tak sedap tersebut telah dirasakan sejak beberapa waktu lalu dan kini menjadi keluhan bersama masyarakat sekitar.

Salah satu warga, R, mengungkapkan bahwa aktivitas pengolahan krecek sering menimbulkan bau busuk, terutama saat proses pencucian dan pembuangan limbah ke sungai.

“Baunya sampai ke rumah-rumah warga. Kami merasa terganggu dan khawatir air sungai jadi kotor,” ujar R, Senin (20/10/2025).

Warga menilai masalah ini perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka mendesak agar instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perizinan, turun tangan meninjau langsung lokasi usaha tersebut.

“Kalau memang izinnya belum lengkap atau limbahnya mencemari lingkungan, seharusnya segera diberi sanksi,” tambah R.

Selain mengganggu kenyamanan, warga juga khawatir bau dan pencemaran air sungai dapat berdampak pada kesehatan. Mereka berharap pemerintah daerah serta aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemilik usaha maupun pemerintah daerah belum memberikan tanggapan resmi. Warga berharap penanganan cepat dapat dilakukan demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di Desa Jumeneng.

 

(Yustinia)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *