Mojokerto, Liputan10.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (9/10/2025) sore, menyebabkan salah satu kandang ayam petelur di Dusun Jeruk Kidul, Desa Banjarsari, mengalami kerusakan cukup parah.
Kandang milik Narhim, warga setempat, roboh sebagian akibat terpaan angin yang datang secara tiba-tiba. Peristiwa itu membuat ratusan ayam sempat panik, sementara beberapa bagian atap kandang terlepas dan berserakan hingga ke jalan desa.
“Awalnya cuma hujan biasa, tapi tiba-tiba angin datang kencang sekali. Saya tidak sempat menyelamatkan apa-apa, atap kandang langsung beterbangan,” tutur Narhim kepada wartawan di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, aktivitas peternakan ayam petelur yang telah dijalankan Narhim selama lebih dari sepuluh tahun terpaksa berhenti sementara. Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu memperbaiki kandang agar produksi telur bisa kembali berjalan.
Kepala Desa Banjarsari, Subagio, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa pihaknya telah melaporkannya ke Kecamatan Jetis serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.
“Sudah kami data, kerugian sementara mencapai puluhan juta rupiah. Kami berharap ada bantuan untuk meringankan beban warga,” ujarnya.
Hingga Kamis (10/10/2025), tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. BPBD Mojokerto masih melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat angin kencang di wilayah itu.
(Yustinia)
![]()
