Satgas TMMD Ke-125 Jombang Akan Gelar Malam Pentas Seni Meriahkan HUT RI ke-80 di Desa Kromong

Satgas TMMD ke-125 koordinasi dengan warga Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan persiapan kegiatan lomba dan pentas seni peringatan Kemerdekaan RI ke-80

Jombang, Liputan10.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Satgas TMMD Ke-125 Kodim 0814/Jombang bersama Pemerintah Desa Kromong, LPMK, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang akan menggelar Malam Pentas Seni dan Hiburan pada Selasa (05/08/2025) mendatang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperingati kemerdekaan bangsa yang telah diraih 80 tahun silam. Danki Satgas TMMD Ke-125, Lettu Inf Warsito dari Batalyon Mekanis 516/CY, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Kepala Desa Kromong, Hermawan, bersama unsur masyarakat desa terkait teknis pelaksanaan kegiatan.

“Malam pentas seni dan hiburan ini merupakan bentuk rasa syukur kami atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, serta mempererat hubungan antara TNI dan warga desa,” ujar Lettu Inf Warsito.

Kepala Desa Kromong, Hermawan, menyambut antusias inisiatif dari Satgas TMMD tersebut dan menyatakan bahwa seluruh warga siap mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Kami siap berkolaborasi dengan Satgas TNI untuk menyukseskan lomba-lomba serta pentas seni dan hiburan malam. Ini akan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menunjukkan kekompakan dan semangat kemerdekaan,” tutur Kades Hermawan.

Rangkaian acara akan meliputi berbagai penampilan seni budaya lokal, penyerahan hadiah lomba peringatan 17 Agustus antar-RW, serta hiburan rakyat yang diharapkan mampu menghibur sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, semangat gotong royong, kebersamaan, serta nasionalisme diharapkan semakin tumbuh dan menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang lebih maju dan berdaya. (red/cwr)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *