Surabaya, Liputan10.id – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-20 yang digelar Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menghasilkan 25 wartawan berkompeten dari berbagai daerah di Indonesia. Satu di antaranya adalah Harun Effendy, jurnalis Harian Berita Metro sekaligus anggota Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR), yang berhasil menuntaskan ujian di tingkat Utama.
Gelaran UKW kali ini berlangsung selama empat hari, dimulai dengan pra-UKW pada 27 Agustus yang menghadirkan narasumber Dhimam Abror Djuraid. Peserta kemudian diuji melalui simulasi kasus, materi kode etik jurnalistik, UU Pers, UU ITE, hingga pedoman pemberitaan ramah anak, sebelum akhirnya mengikuti ujian tatap muka pada 30–31 Agustus 2025.
Dari 29 peserta terdaftar, 3 orang mengundurkan diri, 1 dinyatakan belum kompeten, dan 25 berhasil lulus. Mereka berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Banyuwangi, Sumenep, Bekasi, Bali, NTB, Kalimantan Timur, hingga Makassar.
Kaprodi Ilmu Komunikasi Unitomo, Dr. Zulaikha MSi, menegaskan pentingnya UKW sebagai upaya peningkatan kualitas jurnalisme. “Unitomo sudah menghasilkan ratusan wartawan kompeten yang diakui Dewan Pers. Angkatan ke-20 ini menjadi bukti komitmen kami,” katanya.
Sementara itu, Harun mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menuturkan bahwa kelulusan ini tidak lepas dari dukungan keluarga, rekan kerja, serta jejaring luas yang ia bangun. Saat ujian, ia bahkan melibatkan sejumlah tokoh nasional dan daerah untuk menguji kemampuan membangun jaringan.
“Alhamdulillah ini menjadi langkah penting dalam perjalanan saya di dunia jurnalistik. Saya persembahkan kelulusan ini untuk keluarga, rekan di Harian Berita Metro, serta seluruh masyarakat Mojokerto,” ucapnya penuh haru.
Kelulusan Harun menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di PWMR. Dengan sertifikasi UKW Utama, dirinya siap terus menjaga profesionalisme dan berkontribusi bagi dunia pers tanah air.
(Yustinia)
